
…tinggal kenangan

bagaimana kau merasa bangga
akan dunia yg sementara
bagaimanakah bila semua hilang dan pergi
meninggalkan dirimu
bagaimanakah bila saatnya
waktu terhenti tak kau sadari
masikah ada jalan bagimu untuk kembali
mengulangkan masa lalu
dunia dipenuhi dengan hiasan
semua dan segala yg ada akan
kembali padaNya
bila waktu tlah memanggil
teman sejati hanyalah amal
bila waktu telah terhenti
teman sejati tingallah sepi
(opick, bila waktu tlah berakhir)
Aku bangun pada suatu pagi degan pikiran berkecamuk, penuh dengan pertanyaan;
kemanakah kenangan pergi ketika kita telah tiada?
apakah cermin akan merindukan bayangan kita?
apakah aku memiliki tempat untuk sebaris ingatan;bahwa seseorang bernama diaz pernah hidup
sampai suatu ketika, aku tak mampu melihat bayangaku sendiri
(fotografi ponsel; tinggal kenangan)
a walk to remember

fotografer: @yayashi
Nah, ini sepenggal cerita dari acara jalan-jalan gue sama laras sih. Udah lamaaa banget, mungkin ada sebulan yang lalu hahaha
Nah ini dia beberapa jepretan gue :p




nih gue kasi bonus hahahahahaha

great afternoon lah pokoknya
thanks laras~ my baby~
my artwork :D

i dunno her name. i found her in my cosmo magazine last night, and she’s hot.
nice quick drawing session.
as long as i got you
jongkey
drabble
fluff
pg
‘what’s the meaning of love?’
Jonghyun knows he will never be able to answer that kind of question. What’s the meaning of him, the meaning of his pecks, the meaning of their destiny. He is never good at words. And he doesnt know why.
‘do you love me?’
But what’s the meaning of love? If loving means everytime he kissed the younger boy,he could see the stars and a sudden increasing heartbeat,the he does. If loving means everytime they make love,world seems to be a heaven and they couldnt feel anything but theirselves,then he does. If loving means everytime he sees into his heart,he could see the raven boy smiling (and his heart beats faster),then he does.
‘do you love me?’
Jonghyun embraces his gorgeous boyfriend and places a light peck on his forehead, ‘Even if love didnt have any meaning, then my heartbeat has told you that im so in love with you’, he whispers.
‘do you love me?’
yes, i do.
—
HAPPY BIRTHDAAAAAAAAY~
Nah, first af all, lemme say this:
HAPPT BIRTHDAY MY DIVA KIM KIBUUUUM~
stay gorgeous, baby.
love yaaa~
Well, sekarang gue balik ke kehidupan pribadi gue sebagai seorang shawol yang (tidak) loyal dan jongkey shipper yang otaknya mesum.
Tanggal 18 September kemarin gue ulang tahun
Guess what. Sekarang umur gue DELAPAN BELAS TAHUN. Ya Tuhan kok gue makin tua ya -__- Setelah segala resolusi yang tenyata jauh kenyataan, gue masih berharap setelah resmi menginjak usia 18 tahun ini, gue bakal jadi manusia yang lebih baik, amin.
Oy ya, gue mau cerita dong tentang ulang tahun gue yang uber cooool~ hahaha. Nah, kemarin tuh tanggal 17-18 September, gue ada acara yang namanya Stepping Stone, yaitu pelantikan anak-anak jurnalistik di SMA gue dulu. Nah, karena gue adalah seorang alumni yang eksis nan ingin selalu eksis, datanglah gue ke acara itu tanpa ekspektasi berlebihan.
Waktu itu, entah kenapa pas berangkat mood gue udah gak enak banget. Biasanya gue nebeng Aldi, tapi pas itu gue bilang pengen nebeng aja kagak (betmut banget sih gara-gara dia ngatain gue pake dempul segudang -w- padahal cuma pake bedak–yang biasanya gue gak pernah pake hahaha). Akhirnya gue naik mobilnya dek Inun (alhasil nyampe sana lama banget -w-)
Nyampe sana, gue malah dibikin makin betmut. Disiksa dan diejek abis abisan lah kayak biasanya (fyi dari kelas satu SMA ampe sekarang gue setia duduk di kursi pesakitan korban bullying). Apalagi pas para alumni udah mulai berdatangan. Kita semua bikin semacam forum dan entah sejak kapan topik Emier mencuat ke permukaan.
Ya, ya. Topik yang itu. Skandal yang itu -__________- (Tuhan, apa salahku sih)
Gue gak inget berapa lama topik itu menyebar. Awalnya gue cuekaja, tapi lama-lama mata ini mbrambangi juga. Masalahnya jodoh itu hal paling menakutkan buat gue dan mereka ngejadiin itu bahan becandaan -w- . Akhirnya gue mati-matian nahan tangis dengan pura-pura nggak tertarik. Kan nggak mungkin kan kalo gue nangis di depan para alumni. Gak elit bangeeeeet.
Nah, akhirnya akting gue berbuah juga. Topik itu mulai menghilang dan kemudian beberapa dari temen-temen gue yang provokator itu menghilang entah kemana. Gue yang ngerasa lega, trus beranjak dan ngobrol sama Ayu. Ngobrolin duit lah, apa lagi hahahaha (inilah yang terjadi kalo dua cino berdarah jawa 100 persen bergabung wkwkwkwk). Eh, tampa diduga, tepat ketika pergantian hari menuju ke tanggal 18 September, rombongan cecunguk yang udah bikin guehampir nangis itu nongol sambil bawa kue dan teriak “HAPPY BIRTHDAAAAY DIAAAAAS~”
Guys, seriusan. Gue udah lebih jago nahan tangis sekarang.
Speechless Bung! Ahahahahahaha gue gak tau nih mesti ngomong apa. Dan yang paling bego, saking kagetnya, wish gue sebelum tiup lilin adalah “Pengen pacar”. HUAHAHAHAHAHAHA~ EPIC DAH SUMPAAAAH!


seneng? BANGET LAH! hahaha
Potongan pertama gue kasih ke sahabat gue yang….udah lah kalo gue bilangin entar GR dia ahak ahak :p

hasna alfitra rizki alias fitha alias hungary
trus potongan kedua buat sahabat gue paling alay dan nyebelin setengan mati, tapi insya allah baik banget

dimas valdy heryana putra alias aldy alias boncret
AND SO MANY LOVE FOR SIGMA, my family. Gatau kenapa, kalian kiok bisa berkesan banget sih?

Thanks for the surprise, thanks for the friendship, thanks for the togetherness
Oh and i got a text message from someone, yang sampe sekarang masih belum kucari artinya
Thanks. I wont reply it karena aku tau, buat gak galau gara-gara anda aja udah susah, apalagi ngebales sms anda hahaha. Thanks for the ‘friendship’ anyway. I hate you, im trying. But eventually it’s ended up hurting or pissing you off. And the more i try to hate you, the more i fall for you.
Thanks for everything that happened in my birthday. I love you guys




